Be extra kind to others. They will remember you and be kind to someone else and you will reap additional rewards for your initial kindness.

Abdulbary Yahya

From the collection: IslamicArtDB » Quotes About Kindness (31 items)

Originally found on: beautifulsabr

(via islamic-art-and-quotes)

Cinta diukur pada saat terjadi dua kepentingan yang berbeda. Ketika itu, kepentingan apa dan atau siapa yang dipilih, itulah objek yang lebih dicintai. Ketika terdengar suara adzan, misalnya.

—(via kuntawiaji)

Jika Allah

herricahyadi:

Ibn al-Qayyim berkata:

"Jika Allah memudahkanmu untuk selalu bangun shalat malam, maka jangan pernah mencibir mereka yang terlelap tidur…

Jika Allah memudahkanmu untuk selalu berpuasa, maka jangan pernah mencibir mereka yang tidak mengerjakannya…

Jika Allah memudahkanmu untuk terjun di…

Tidaklah seseorang meninggalkan sesuatu karena Allah (bukan karena sebuah maslahat atau karena Sum’ah) Allah pasti akan ganti dengan yang lebih baik dari yang dia tinggalkan. “Tidaklah engkau tinggalkan sesuatu karena Allah, kecuali Allah gantikan dengan yang lebih baik darinya”.

@Dralajmey - Dr Naif al ‘Ajmi Dekan Fakultas Syariah Universitas Kuwait  29/5/2014 (via twitulama)

Ibnu Hajar mengatakan, “kami dan juga ulama-ulama sebelum kami berpendapat bahwa setiap orang yang berlebih-lebihan dalam agama maka dia akan terputus dari rahmat Allah. Hal ini bukan maksudnya melarang orang untuk mencari kesempurnaan dalam beribadah, bahkan itu adalah perkara terpuji. Akan tetapi yang dilarang di sini adalah berlebih-lebihan yang justru menyebabkan orang jadi bosan, atau berlebihan dalam melaksanakan ibadah yang sunnah namun justru mengakibatkan meninggalkan ibadah yang lebih utama atau justru mengakibatkan mengerjakan kewajiban di luar batas waktunya. Contohnya: Seseorang sholat malam semalam suntuk sehingga matanya tidak kuasa menahan kantuk di akhir malam sehingga diapun tertidur dan tidak mengerjakan shalat Subuh berjamaah”. (Fathul Bari 1/94).

—@almonajjid - Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, pengasuh web IslamQA. (via twitulama)

Everyone you meet has something to teach you.

(via makhluktuhan)

Indeed.

(via myheartbeatsforislam)

(Source: thedailypozitive)

crushis:

This brought tears to my eyes

Tulisan : Prinsip Belanja

Hidup ini memiliki kebutuhan yang banyak secara materi. Pengelolaan materi/keuangan menjadi hal yang penting untuk dipahami baik oleh laki-laki maupun perempuan.

Nah, sesekali tulisan kali ini saya ingin memberikan salah satu hal yang menjadi poin-poin penting dalam hal membelanjakan uang yang selama ini saya lakukan. Orang-orang yang mengenal saya pun sering melihat saya terlalu berlebihan dalam belanja sebuah barang, tapi semua itu memiliki dasar.

Saya menyukai salah satu prinsip teman saya, dia mengatakan bahwa: Bila kebutuhan ataupun keinginan kita bertambah, jangan berhemat. Tapi berpikirlah bagaimana caranya menambah pemasukan. Menarik sekali dan saya menggunakan cara tersebut. Kebutuhan saya kian bertambah pun keinginan saya terhadap sesuatu juga banyak. Untuk itu saya berupaya untuk menambah penghasilan saya selama ini.

Prinsip belanja ini diperkuat dengan latar belakang saya yang dulu belajar di dunia desain, dimana desain adalah ujung tombak dari sebuah produk konsumsi. Entah itu desain 2D ataupun 3D. Desain juga membuat harga barang kadang tidak masuk akal.

Sebagai konsumen, kita harus cerdas dan tahu betul apa yang kita beli. Jadi berikut ini adalah beberapa hal yang saya terapkan dalam  belanja saya selama ini. Saya tidak menulisnya secara urut berdasar prioritas.

  • Belanjalah untuk masa depan. Saya mengartikan seperti ini; hal-hal tersier yang bisa kita beli saat ini untuk ketika berkeluarga nanti, belilah saat ini. Kelak jika kita sudah berkeluarga, untuk membeli barang-barang itu kadang tersandung oleh kebutuhan lain seperti susu bayi, popok, garam dapur, dll. Barang tersier seperti tas carrier, sepeda gunung, buku (bagi banyak orang, buku adalah barang tersier), kamera, atau hal-hal yang berkaitan dengan kesukaan/hobi kita. Apalagi diawal berkeluarga nanti, biasanya perekonomian belum stabil bagi pasangan muda. Kecuali orangtuamu adalah konglomerat kaya raya yang hartanya cukup untuk 7 turunan dan kamu tinggal menerima sumbangan orang tua.
  • Belanjalah barang berkualitas. Saya mengartikan prinsip ini sebagai investasi barang jangka panjang. Meski kualitas tidak selalu berbanding lurus dengan merk, tapi biasanya merk memang menjamin kualitas, hukumnya seperti itu. Untuk membeli barang tertentu kita harus punya referensi, jika kita tidak ahli dalam hal tersebut, maka jangan malu bertanya pada orang yang kita anggap ahli dalam hal tersebut. Misal kamu mau beli kamera dengan anggaran sekian rupiah. Maka tanyalah dan carilah referensi dengan harga seperti itu, carilah barang yang kualitasnya paling baik diantara yang lain atau jika ada barang yang harganya sedikit diatasnya dengan selisih wajar dan kualitasnya lebih baik, tahanlah sedikit untuk menabung. Ini penting karena ini berkaitan dengan usia pakai. Barang konsumsi diciptakan dengan masa pakai tertentu oleh produsen.
  • Belanja investasi, seperti pada bahasan sebelumnya. Ketika kamu beli tas carrier, kamera, dan lain lain saat ini. Berpikirlah bahwa itu adalah investasi, kamu bisa menggunakannya untuk traveling bersama keluargamu kelak. Beli kamera juga seperti itu, semua itu kamu tujukan sebagai investasi masa depan, berpikirlah ketika membeli barang akan digunakan untuk apa barang itu di masa yang akan datang? Beli jangan cuma dipikir tentang keinginan saat ini, tapi akankah barang itu dibutuhkan di masa yang akan datang juga? Dan untuk memiliki investasi yang baik, pastikan kamu menggunakan prinsip belanja barang berkualitas diatas.
  • Belanja cerdas. Konsumen harus cerdas dan perlu belajar pola pasar dan berkembangan teknologi. Jika kita amati misal teknologi Android yang baru beberapa tahun lalu muncul dan perkembangannya yang sangat pesat, maka berpikirlah ketika kamu membeli perangkat android, kira-kira masa updatenya berapa lama ya? Karena sistem operasi ini pada versi-versi terbarunya bahkan menuntut untuk upgrade handphonenya sekaligus. Akibatnya barang yang kamu beli tidak bisa mengikuti update sistem operasi dan akhirnya barangmu cepat out-of-date. Ini adalah contoh dimana kita bisa mengambil sikap terhadap teknologi. Karena teknologi adalah salah satu hal yang perkembangnya paling cepat.
  • Belanja desain. Sebagai  seseorang dengan latar belakang desain saya ingin berbagi sedikit tips dengan studi kasus agar teman-teman bisa langsung memahami. Belanja desain ini sangat penting karena berkaitan dengan kenyamanan dan keawetan kita menggunakan sebuah barang. Desain bisa membuat kita tidak mudah bosan terhadap barang yang kita pakai, begitu juga sebaliknya dan ini ada ilmunya khusus yang mempelajari hal tersebut dalam dunia desain. Saya contohkan dengan Handphone produksi SAMSUNG dan APPLE. Samsung menggunakan strategi desain yang menyasar dari segmen low-end sampai high-end dengan perkembangan desain yang sangat cepat. Bisa saya katakan, dalam 3 bulan ada produk Samsung terbaru yang muncul ke pasar. Otomatis diikuti dengan software dan desain yang baru. Kami, desainer belajar tentang mendesain sebuah produk dengan usia desain tertentu. Dan Samsung (dalam analisis saya) menggunakan desain berumur pendek. Artinya kamu membeli produk HP samsung satu tahun yang lalu, mungkin kamu sudah bosan dengan desain perangkatnya selain karena begitu banyak produk baru yang muncul dalam merk yang sama. Ini berbalik dengan strategi desain yang dilakukan Apple, mau tidak mau mungkin kita harus mengakui bahwa desain apple bersifat long-lasting design. Artinya produknya secara desain tidak membuat konsumennya cepat bosan. Pun kamu membeli perangkat dari apple 5 tahun yang lalu atau bahkan lebih, desainnya masih terasa nyaman untukmu sendiri. Barang produksi ada yang didesain untuk umur tidak lebih dari setahun, hal tersebut digunakan sebagai strategi pemikat konsumen untuk mengeluarkan produk baru dan desain barunya yang bahkan kadang hardwarenya tidak jauh lebih baik dari produk yang sudah dikeluarkan. Itulah mengapa, kadang kita suka merasa bosan dengan barang kita dan ketika produk baru muncul, kita berkeinginan membeli baru. Untuk itu, belilah desain yang baik.


Dan masih banyak lagi prinsip-prinsip belanja yang bisa teman-teman terapkan dalam kehidupan sehari-hari, saya hanya memberikan beberapa poin besar dari prinsip belanja saya sendiri. Kadang kita merasa terlalu boros, padahal tidak bila kita berpikir investasi dan jangka panjang. Penggunaan uang yang bijak itu bukan berdasar pada jumlahnya, tapi nilai apa yang kita dapatkan dari uang yang telah kita keluarkan. Nah, selamat berbijaksana dalam berbelanja :)

Bandung, 20 Agustus 2014